Posts

Showing posts with the label Suara Hati

Sepucuk Surat Untuk Calon Suamiku

Image
  Seolah otakku ini terus bertanya-tanya dan mencoba membuat logika yang tidak berkesudahan. Hal ini bisa dianalogikan seperti bus yang lalu lalang sepi penumpang, ah maksudnya adalah berpikir ke sana ke mari dan tidak mendapatkan sebuah jawaban apapun atas pertanyaanku. Kurang lebih pertanyaannya begini “Bagaimana bisa aku mencintai secepat ini?” atau sebaliknya “bagaimana bisa ia mencintaiku secepat ini?” that’s like a dream , bisik hatiku. Semakin aku memikirkan pertanyaan itu semakin pusinglah kepalaku, atau justru alih-alih aku bersuudzon dengannya bahwa mungkin hanya berpura-pura mencintaiku, ah tapi mana mungkin—manaa mungkin berpura-pura menuju ke pelaminan, hal itu tidak wajar—sangkal hatiku. Untuk menina-bobokan perasaan tanyaku, mungkin akan lebih baik jika pertanyaan ini dikembalikan kepada yang Maha Kuasa, yang jelas ada banyak hal yang akan aku ceritakan tentang perasaan ini. Entahlah, akan tetapi rasanya ini bukan diriku yang tiba-tiba jatuh cinta—ah maksudku...

Rasanya jadi Guru Online “Bu, Ini Maksudnya Gimana?”

       Suara jangkrik di belakang rumahku semakin malam berderik semakin kencang. “Krik… krikk… krikk… “ kurang lebih begitulah bunyinya. Aku dengan seksama menarik selimutku dan bersiap-siap ingin tidur setelah menyelesaikan rutinitas seharian full yang melelahkan. Aku membalikkan tubuhku ke arah yang berlawanan dari semula, perlahan aku menutup mata sambil komat-kamit merapalkan do’a sebelum tidur seperti yang aku ajarkan kepada siswa-siswi di sekolah sebelum adanya pembelajaran daring alias dalam jaringan, bukan dadar guling ya. “Drett… drett…   drett… “ ponsel di mejaku bergetar tiga kali mengagetkan dan membuat mataku sontak melek. Tanganku pun bergegas langsung meraih telepon genggamku “Pasti ini hal yang penting karena sampai tiga kali bergetar” batinku. “Bu, ini maksudnya gimana”? “Bu, ini maksudnya gimana”? “Bu, ini maksudnya gimana”? kalimat tanya itu muncul di pop-up dan jelas ini dari salah satu siswa kelas enam muridku. Aku menghela...

“Kenapa harus AKU yang dipermasalahkan?” tanya si ‘ANJAY’

Image
  Sumber Gambar: Kompas.com Well guys, sebenarnya aku agak geli ya pertama kali d engar fenomena adanya peraturan baru tentang tidak diperkenankannya menggunakan kata ‘ anjay ’. Padahal sebenarnya banyak loh kata lain yang sepadan, misalnya anjir, dancuk, anying, dsb ., tapi kenapa yang dipilih (dilarang)   harus aku? “kata si Anjay ”—Xixixixi canda guys.. mana bisa Anjay ngomong, kecuali ANJAYni teman kos saya.   Sebenarnya bisa dibilang aku sangat kontra dengan larangan penggunaan kata tersebut. LOH KENAPA? Maap-maap kate ni ye bukan bermaksud melawan pihak KOMNAS PA . Masalahnya kalau aku tilik dari ilmu bahasa versi aku (ceile) kata anjay itu tidak sesempit itu artinya— KOMNAS PA menganggap kata anjay adalah sebuah umpatan. Padahal   menurutku Anjay itu bisa sekelas dengan kata FUCK dalam bahasa inggris. Kata tersebut sangat multitafsir seperti fuck . Bahas kata fuck dulu yuk. Dan sebelum lanjut ke pembahasan, menurut gue kata anjay itu sama halnya ...

DITULIS UNTUK KAUM YANG PERNAH KECEWA PAKE BANGET!

Buat kalian yang belum pernah kecewa banget mending nggak usah baca, STOP. Tulisan ini dibuat untuk kaum-kaum yang pernah kecewa BE GE TE.   Kecewa dalam artian bukan hanya tentang percintaan saja ya guys… banyak hal, meliputi masalah keluarga, pendidikan, karir, cita-cita lu, atau yaps…lainnya mungkin. But, I’ll say again, STOP IF YOU ARE NOT PART OF US.. Hahaha… nggak usah baca tulisan ini karena gue menulis ini untuk kaum-kaum yang terpuruk, gagal, dan yang sekarang temen akrabnya adalah kekecewaan, tapi sebelum lu lanjut baca tulisan gue, PLISS BANGET ya, jangan judge gue lagi galau, lagi kecewa banget karena mentang-mentang gue nulis subab ini—OKAY NOTED. SIAPA SIH YANG DI DUNIA INI BELUM PERNAH KECEWA? Menurut gue pasti nggak ada sih. Cuman kadarnya beda-beda aja, ya mungkin cara merasakannya, atau berharapnya terlalu WOW. Ada yang kecewa, kecewa deh, pokoknya kecewa banget, KECEWA TINGKAT DEWA —uhuk. Kalau gue pernah   merasakan semuanya, dari mulai hal karir, ke...

Jadi Orang Kaya itu Serba Wuss... Wuss...

Image
Guys … cerita sedikit ya… ingin menuturkan bagaimana Wow-nya jadi orang kaya—jadi orang kaya itu, selain bebas memilih apa saja dan membeli apa saja, di jalan pun mereka juga memiliki hak istimewa. Contohnya kemarin, ketika saya sedang terkantuk-kantuk di jalanan mengendarai sepeda motor saya yang kumal karena jarang mandi (seperti yang punya), tiba-tiba saya terkaget-kaget karena mendengar suara sirine tiu…tiu…tiu.. begitu Guys kira-kira bunyinya. Saya pikir awalnya adalah mobil jenazah, atau mobil ambulans menjemput pasien covid-19   (ya karena lagi musim covid gitu Guys ), weladalah… perkiraan saya melenceng jauh, lah kok ternyata malah mobil Pak Polisi yang diiring-iringi mobil-mobil bagus—mobil fortuner yang masing-masing dibagian belakang ada tempelan sticker IFC , Indonesia #ortuner Club —mbatin saya, mungkin itu kepanjangannya; entah juga. “Sialan, enak betulya   jadi orang kaya, di jalanan aja dikawal polisi (iya tau kok mbayari ) yang lain sekiranya menghalangi...

Sudah Bersyukurkah?

Image
  PERHATIKAN!! Gambar sebagai pe-pahit. Kali ini gue mau nulis dengan bahasa yang rileks, santai, dan ngalir gitu aja, sebatas untuk refleksi diri sendiri dan kita bersama (ya maksud gue bersama orang yang mau baca tulisan gue). Sering nggak sih diri lu sendiri tanya ke diri sendiri “ sudah bersyukur belum sih? Dan kalau udah, itu sudah seberapa? “ kalau gue sih jujur sering, dan kadang malah merasa bersalah sama diri sendiri, ternyata gue gitu banget, I mean sering banget nggak bersyukur. Kayak misalnya “ kenapa gue nggak kayak si A, B, C” hmm dan segudang pertanyaan lain laginya tentunya. Tapi perlu dicatat ya   kalau menurut perasaan gue, ini bukan karena iri sama mereka, gue nggak sedih lihat mereka lebih dari gue, atau gue juga nggak doain dia biar kayak gue. Cuman ya itu tadi, kadang sering banget suka berandai-andai. Well , dari perasaan gue tadi   means   gue nggak bersyukur dong. Next , semoga masih baca deh ya lu semua (iya lu semua yang m...

Selain Cantik Itu Luka, Cantik itu RIBET.!

Image
Sebenarnya definisi cantik itu apa sih? “cantik itu putih’ “cantik itu rambutnya lurus’ ‘cantik itu tinggi semampai’ ‘cantik itu...  “          Ah banyak deh pengertiannya dan tergantung sama kamu kamu, ya ! sakarepmu dewe. Hehhe. Intinya cantik mah ya cantik aja, udah gitu aja. But, anyway guys banyak loh yang nganggep kalau cantik itu ‘rambutnya harus lurus’ ehemm.. termasuk aku nih korban tuh stereotype. Duh mak. Sumpah seumur-umur tuh enggak pernah namanya pergi ke salon, bahkan untuk sekadar potong rambut aja sayang duwitnya. Tapi entah kesambet setan, iblis atau sekawannya dan tiba-tiba aku memutuskan untuk pergi ke salon untuk ‘meluruskan rambut’ jengjengjeng…FYI guys.. rambutku enggak keriting kok, hanya sedikit menggelombang ajah kayak ombak gituhhh…   cieleh..         Oh ya singkat cerita dah. . . jadi aku janjian sama mbak salon jam tujuh pagi (katanya takut ngantre) dannnnnn.. sialnya aku lupa kal...

Suara Bisu Yang Menderu

Image
Jarak antara aku dan Tuhanku memang tidak bisa aku mengerti, kata-kata itu terlalu metafora, akan menjadi racun bagi otakku jika terus aku renungi. Nurani ini hidup ditengah kota yang kaya, yang jelata, penuh pesta, dan penuh derita. Aku   tidak perlu pusing-pusing memikirkan jarak antara aku dan Tuhanku. Ada hal intim lagi yang memperbudak pikiranku, selain mengejar idealisme juga bersaing menjadi pertama, atau bahkan bersaing untuk mendapatkan sesuap nasi. Terkadang   ada diantara mereka tidak bertegur sapa karena sesuap nasi, karena perbedaan ideologi, karena perbedaan uang didompetnya, atau perbedaan lainnya. Lembar-lembar cahaya dilangit kota tua ini menceritakan alangkah indahnya malam yang diguyur hujan di selaksa orang-orang yang merasa hidupnya semakin sarat.   Alangkah sempurnanya aku di anugerahi ‘hati’.   Aku menggunakan hatiku dengan seksama, akan tetapi beda halnya dengan otakku yang picik, terkadang menyebabkan luka yang teramat pedih. Hal itu ...

Every Human have good Side.

Image
Aku persembahkan   bahasa lain untuk Tuhan selain sebuah do’a, selawat, pujian lainnya, dan lainnya, yaitu bahasa puisi. Seperti yang telah aku katakan sebelumnya, puisi adalah bahasa keindahan. Karena aku tidak pandai berdo’a dan tak fasih membaca kitabNya maka aku tuliskan puisi. Dengan bibir yang gemetar aku mengingat namaMU Dahaga yang menahun mengering ditenggorokan Relung hati   ini terombang ambing oleh waktu Jiwaku lapar akan pujian Sifatku yang tamak penuh kekejiaan Kedengkian yang puas menodai jiwa manusia Air luka membasuh hati yang teramat menjijikan Hingga manusia teramat asing pada kata ke-Tuhanan Gelisah, gundah, resah, tidak sirna jua sebelum   menemukan sebuah cinta Cinta terhadap Tuhan yang akan membawa ke sebuah ketentraman Setiap dzikir lirihnya bernafaskan rindu padaNya Setiap nafas yang berhembus mengalun tenang   terngiang namaNya. Sejatinya setiap manusia itu memiliki ” kebaikan”. Bahkan aku sangat yaki...

Self Riminder

Pernah nggak si lu merasa jadi orang paling bersalah di dunia ini. Seakan-akan semua menyalahkan lu, atau lu ngrasa paling rendah., dan kayak banyak banget bisikan-bisikan yang ngata-ngatain diri lu. “Lu itu nyebelin, Lu itu gaje , lu itu apa sih..” dan lu lu lainnya. Dan parahnya saat lu kayak gitu enggak ada satu orang pun yang tepat untuk diajak bercerita. Bahkan kadang elu sendiri bingung mau menggunakan bahasa apa untuk menceritakannya. Yaah karena emang rumit, dan bahkan kadang lu sendiri   ngrasa aneh, atau entah berantah engak tau, bener-bener enggak tau masalah yang ada pada diri lu. Dan di saat kayak gitu lu itu bingung. Bingung apa sebabnya. Apa mungkin kurang bersyukur, atau memang diri lu itu bener-bener seperti yang ada di pikiran lu. Yaah buruk, buruk sekali. Seketika diri lu lunglai, nangis, dan elu males ketemu dengan satu biji orang pun di dunia ini. Tapi kalau elu sendirian tidak mungkin, faktanya lu emang butuh mereka. Kadang lu ngrasa putu asa banget, da...