Ibu
Ibu, Tangannya melemah dan kering tanpa handbody Rambutnya yang mulai beruban sana-sini Tubuhnya kurus penuh arti Matanya sayu, siang bekerja untuk anaknya, malam bekerja pada Tuhannya. Ia menjadi tonggak setiap masalah yang anak-anaknya hadapi;bahkan meski mereka sudah beristri, bersuami Meski kadang tak enggan menjadi musuh anaknya sendiri karena seleranya tak lagi sama. Di sepertiga malamnya ia berdoa Menahan sesak tangisnya sendiri Mengadu kepada Ilahi Rabbi Anaknya mulai kurang peduli Anaknya sibuk dengan suaminya, dan anak-anaknya Sang Ibu berdoa 'Semoga nasibnya tidak menjadi ibu yang dilupakan anaknya' katanya lirih di dalam hati. Nafasnya sering tersengal menggambarkan perjuangan Bahunya tak sekekar binaragawati Tapi semangatnya tak pernah tersulut, dan keringatnyalah yang menjadi saksi. Dalam hening sepinya ia merindu Semasa kecil anaknya ditimang Semasa bayi anaknya disayang Kini Ia terkulai lemas dengan cerita pedihnya, Sekarang ia hidup den...